Kupas360.com - Media Sahabat Indonesia

Situs Informasi Berita Terkini dan ilmu Pengetahuan

Kamis, 05 April 2018

Tugas dan Tanggung Jawab HRD di Perusahaan

Mengemban amanah atau tugas menjadi seorang HRD memang sangat menantang, terutama saat menjalankan tanggung jawab dan tugas-tugasnya. Oleh karena itu, banyak orang berlomba-lomba untuk bisa menempati posisi ini.

HRD Human Resource Development

Namun, hal ini tidak diimbangi dengan pemahaman yang benar mengenai tugas dan tanggung jawab HRD di perusahaan. Sehingga banyak orang yang beranggapan bahwa HRD hanya bertugas untuk memberikan sanksi atau teguran saja pada para karyawan. Padahal tugas HRD tidak hanya itu. Ada lagi tugas lain yang harus anda ketahui, jika anda benar-benar ingin terjun ke bidang ini.

Nah, sebelum membahas hal tersebut, alangkah baiknya kita simak terlebih dulu ulsan mengenai perbedaan HRD dengan personalia. Karena banyak juga yang beranggapan bahwa bidang ini sama.

HRD dan Personalia itu Berbeda

Banyaknya perusahaan yang menggabungkan dua bidang ini, malah membuat banyak orang jadi tidak paham perbedaannya. Memang keduanya memiliki keterkaitan dalam tugas dan tanggung jawab. Tapi bukan berarti keduanya sama.

Pada intinya, perbedaan antara HRD dan personalia ada di lingkup kerjanya. Untuk urusan administrasi seperti daftar hadir atau absensi, menyiapkan kontrak kerja baru, koordinasi dan sosialisasi pada karyawan, itu merupakan tugas personalia.

Sedangkan HRD, nantinya akan menerima laporan lisan atau tertulis dari bagian personalia. Jadi bisa dibilang bahwa personalialah yang akan mendukung tugas dan tanggung jawab HRD di perusahaan.

ilustrasi Anggota HRD Perusahaan Sedang melaksanakan tugas pekerjaan
ilustrasi Anggota HRD Perusahaan Sedang melaksanakan tugas pekerjaan


Tugas dan Tanggung Jawab HRD di Perusahaan

1. Seleksi dan Rekrutmen Karyawan

Mungkin sudah banyak orang yang mengerti dengan tugas HRD yang satu ini. Karena saat anda melakukan tes atau wawancara kerja, anda pasti bertemu dengan pihak HRD dari perusahaan.

Nah, disini HRD akan melakukan seleksi untuk para calon pekejanya. Beberapa metode yang sering digunakan misalnya seleksi non akademis, akademis, dan juga psikis. Jadi, untuk menjadi seorang HRD yang handal, anda harus belajar mengenai ilmu psikologi.

2. Membuat Kebijakan untuk Perusahaan

Kebijakan setiap perusahaan pasti berbeda-beda. Tergantung dari jenis perusahaan yang membuatnya. Selain itu, kebijakan juga bida berubah-ubah. Karena selalu disesuaikan dengan kepentingan karyawan dan juga direksinya.

Nah, disini HRD memiliki wewenang untuk membuat kebijakan yang seideal mungkin bagi perusahaan. Selain itu, HRD juga bertanggung jawab dengan proses transisi dan adaptasi karyawan, dari kebijakan baru yang telah dibuatnya.

3. Menjalin Hubungan Baik dengan Karyawan

Hasil yang didapatkan oleh perusahaan, tentu tidak lepas dari kerja keras karyawannya. Nah, untuk menjaga itu semua. Seorang HRD harus mampu untuk merangkul karyawan-karyawannya. Agar mereka selalu nyaman dan bisa bekerja dengan optimal.

Jika dilihat dari struktur organisasinya, HRD selalu berada diantara pihak redaksi dan juga karyawan. Tujuannya yaitu sebagai penghubung antara keduanya. Jadi, semisal ada karyawan yang ingin mengundurkan diri, pihak HRD harus menanyakan dulu alasannya secara jelas. Agar pihak HRD bisa mengevaluasi kebijakan yang ada sekarang, dan segera memperbaikinya untuk kepentingan karyawan dan juga perusahaan di masa yang akan datang.

4. Mendisiplinkan Karyawan

Karena salah satu tugas HRD itu mendisiplinkan karyawan, maka syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang HRD yaitu disiplin. Nah, disini HRD memiliki wewenang untuk memberikan sanksi dan teguran pada setiap karyawan yang kurang disiplin.

Selain itu, HRD juga bisa memberikan pengembangan skill dan pelatihan pada karyawan yang memiliki kinerja buruk. Perlu anda ingat, untuk bisa melatih seseorang, para HRD juga harus memiliki pengalaman selama beberapa tahun.

5. Menilai Kinerja Karyawan

Karyawan yang memiliki kinerja buruk, biasanya akan mendapat perhatian lebih dari pihak HRD. Hal ini dilakukan, agar perusahaan tidak terkena dampak buruknya. Dalam hal ini, biasanya HRD akan melakukan pengembangan hard skill dan juga soft skill bagi karyawan yang memiliki kinerja buruk.

Namun, jika usaha pengembangan ini tak kunjung menuai hasil. Maka pihak HRD boleh menjalankan kebijakan lainnya, seperti pemberian SP pada karyawan yang memiliki kinerja buruk atau pemotongan gaji.

6. Kompensasi Bagi Karyawan

Tugas HRD yang satu ini mencakup urusan kinerja dan juga keuangan. Jadi, HRD disini berwenang untuk menentukan nominal gaji para karyawannya. Termasuk juga gaji HRD itu sendiri.

Tugas ini cukup berat, karena HRD harus bersikap objektif dengan kinerja karyawannya. Mulai dari gaji untuk karyawan baru, karyawan lama yang kinerjanya bagus, karyawan lama yang kinerjanya pas-pasan, sampai karyawan lama yang kinerjanya buruk bagi perusahaan.

Demikianlah diatas penjelasan mengenai tugas dan tanggung jawab HRD di perusahaan yang sebaiknya anda ketahui. Khususnya bagi anda yang berkecimpung di bidang ini, penting untuk memahaminya. Nah, semoga uraian diatas bermanfaat dan bisa dijadikan bahan referensi.

Author Profile

About bangrinal purba

“Kekuatan bukan berasal dari kemenangan. Perjuangan adalah yang melahirkan kekuatan. Ketika Anda menghadapi kesulitan dan tak menyerah, itulah kekuatan.”

0 Komentar Tugas dan Tanggung Jawab HRD di Perusahaan

Posting Komentar

Back To Top