Kupas360.com - Media Sahabat Indonesia

Situs Informasi Berita Terkini dan ilmu Pengetahuan

Selasa, 27 Maret 2018

Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab Quality Control

Anda mungkin sudah tidak asing lagi mendengar quality control atau yang biasanya disingkat QC. Tapi, apakah anda sudah tahu apa saja tugas dan tanggung jawab dari team quality control pada sebuah perusahan, dan kenapa quality control dibutuhkan?

Quality Control
Nah, jika itu yang anda tanyakan, maka silahkan anda simak ulasan berikut ini. Karena kami akan mengupasnya untuk anda. Silahkan disimak.

Beragam Tugas dan Tanggung Jawab Quality Control

Tugas Quality Control

Pada dasarnya tugas quality control bervariasi. Maksud bervariasi di sini tergantung pada industrI di mana karyawan atau pegawai tersebut bekerja. Namun, bisa disimpulkan, peran quality control pada perusahaan semuanya sama, yaitu untuk pengendalian kualitas, kemudian menguji sebuah produk agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Quality control mempunyai wewenang untuk menerima ataupun menolak produk yang akan dijual ke pasaran. Apabila team quality control menemukan adanya kecacatan pada hasil produksi, mereka mempunyai hak untuk mengirimkan kembali produk yang cacat tersebut untuk dilakukan perbaikan.

Sehingga dari seluruh uraian di atas, quality control itu ibaratnya polisi di sebuah perusahaan. Karena dapat anda lihat sendiri tugasnya adalah menguji, memeriksa, serta meneliti dan menganalisis kualitas hingga finishing sebuah produk, sebelum produk tersebut disalurkan ke distributor atau konsumen.

Tanggung Jawab Quality Control

Nah, selanjutnya adalah tanggung jawab yang dipikul oleh tim quality control. Selengkapnya, silahkan simak berikut ini:

• Pertama, mengawasi perkembangan seluruh produk yang diproduksi oleh perusahaan.
• Kedua, bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan, menganalisis, meneliti serta menguji suatu produk.
• Ketiga, melakukan verifikasi kualitas produk
• Keempat, bertanggung jawab dalam memonitor setiap proses yang dilibatkan dalam produksi suatu produk
• Kelima, memberikan rekomendasi untuk melakukan pengolahan ulang pada produk-produk berkualitas rendah
• Keenam, bertanggung jawab untuk inspeksi, tes dan dokumentasi yang dilakukan terhadap produk dari perusahaan.
• Ketujuh, membuat analisis serta melakukan dokumentasi produk yang bisa digunakan kembali untuk referensi di masa yang akan datang.

Syarat untuk Menjadi Quality Control

Tertarik untuk menjadi bagian dari team quality control? Ada beberapa syarat yang harus anda perhatikan. Di antaranya adalah sebagai berikut.
  1. Lulusan S1 atau Diploma yang sesuai dengan bidang pekerjaan quality control. Untuk jabatan yang lebih tinggi membutuhkan ijazah pasca sarjana, ada pula yang membutuhkan sertifikat pelatihan khusus dalam bidang industri. Semuanya tergantung dari SOP masing-masing perusahaan.
  2. Memiliki kemampuan public speaking yang bagus
  3. Mampu menulis dengan diksi yang baik dalam hal komunikasi melalui tulisan.
  4. Memiliki kemampuan yang baik dalam perhitungan aritmatika
  5. Beberapa perusahaan menetapkan harus memiliki pengalaman 2 tahun terlebih dahulu untuk menjadi quality control di lapangan
  6. Ahli dalam mengopersikan komputer dan utilitas
Keahilian yang Harus Dimilki Quality Control

Secara spesifik, keahlian dari quality control lebih menekankan pada inspeksi visual dari kualitas suatu produk. Setiap seorang karyawan yang tergabung dalam bagian quality control dituntut harus memiliki bebagai skill tertentu untuk menjadi quality control yang kompeten. Apa saja itu? yuk, simak baik-baik di bawah ini.
  • Seorang quality control harus memiliki pendekatan profesional mengenai metode jaminan kualitas.
  • Seorang quality control harus memiliki keterampilan dalam mengoperasikan alat-alat canggih.
  • Seorang quality control harus memiliki keahilian dokumentasi profesional. Hal ini tujuannya untuk proses jaminan kualitas.
  • Seorang quality control harus memiliki kecakapan dalam bekerja dengan departemen-depertemen yang lainnya. Misal seperti departemen produksi, pengepakan, manufaktur dan departemen pemasok.
Dengan demikian, sekarang anda pasti sudah memahami bahwa quality control penting dan hampir dibutuhkan oleh semua bidang perusahaan seperti pertanian, pelalatan medis, konstruksi, transportasi dan bidang-bidang yang lainnya.

Lantas Apa Bedanya Quality Control dengan Quality Assurance?

Adakalanya kita sulit sekali membedakan antara quality control dan quality assurance. Nah, supaya anda tidak bingung lagi dalam membedakannya, yuk, simak salah satu contoh kasus di bawah ini.

Contoh kasus:
Sebuah tablet yang berhasil diproduksi oleh sebuah industri farmasi diperiksa oleh team quality control menggunakan HPLC. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, hasil kadarnya tidak memenuhi syarat.
Nah, team quality assurance seharusnya dapat mencegah supaya hal ini tidak terjadi. Melalui apa? Contoh melalui sistem yang ada di perusahaan farmasi, penerapan CPOB dan lain sebagainya.

Sekarang pertanyaanya adalah, kenapa ada kadar tablet yang bisa menyimpang?

Jawabannya sudah pasti karena ada suatu sistem yang dilanggar. Misal, saat penimbangan tablet ternyata tidak sesuai, atau pun analis tidak benar dalam pengoperasian HPLC.

Jika kasusnya seperti ini maka team quality assurance harus melakukan investigasi, mencari tahu penyebab sebenarnya dan melakukan berbagai upaya agar kejadian tersebut tidak berulang.

Nah, dari kasus di atas dapat dilihat perbedaanya, bahwa team quality control mengetahui penyimpangan setelah terjadi penyimpangan, sementara quality assurance lebih ke mencegah supaya penyimpangan itu tidak terjadi.

Oke, itulah pembahasan lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab quality control serta artikel terkait lainnya yang bisa anda jadkan referensi. Sekarang anda sudah paham, bukan?
Author Profile

About bangrinal purba

“Kekuatan bukan berasal dari kemenangan. Perjuangan adalah yang melahirkan kekuatan. Ketika Anda menghadapi kesulitan dan tak menyerah, itulah kekuatan.”

0 Komentar Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab Quality Control

Posting Komentar

Back To Top